Mengenal Cone Heels Model Sepatu Wanita

Cone Heels merupakan model sepatu wanita yang paling sering ditemui. Model sepatu wanita Cone yang jarang disebut padahal Cone Heels mendominasi banyak variasi heels sepatu. Hanya saja, orang-orang akan mengistilahkan sepatu dengan tumit tinggi sebagi high heels. Atau jika tumit tipis disebut Stiletto. Cone sendiri merupakan kosa kata Bahasa inggris yang berarti kerucut. Sebutan Cone ini jadi inget es krim ya? Nah, memang cone ditujukan untuk wadah es krim berbentuk kerucut yang bisa dimakan oleh penikmat es krim.

Kerucut ini kemudian diadopsi oleh The Joy Ice Cream Cone pada tahun 1917  dan mendapat penghargaan di tahun 2009 sebagai pembuat krucut es krim. Populer sebagai wadah es krim, Cone yang kemudaian jadi konsumsi dalam kehidupan sehari-hari diadopsi oleh kalangan dunia fashion. Cone dalam dunia fashion merupakan istilah untuk tumit sepatu wanita yang memiliki disain mirip bahkan persis seperti bentuk kerucut.

Modelnya yang seperti kerucut ini sulit dikenali lagi karena berbagai perkembangan sepatu yang juga merupakan Heels. Cone Heels dalam beragam style seringkali mirip dengan beberapa model heels yang sudah ada. Sepertinya, Cone Heels ini pandai menjadi seorang ninja ya. Merupakan jenis heels yang pada pangkalnya memiliki ukuran sama dengan tumit dan pada bagian atas heels nya semakin kecil. Tidak jarang Cone Heels disebut sebagai Stiletto. Sebaliknya, jika ukuran atas heel didesain sama besar, maka makin sulit dibedakan dengan Puppy, jika berukuran tinggi jadi seperti Chunky Heels. Duhh…

Untuk itulah ada pembagian Batasan untuk jenis tumit  heels. Low bagi Cone Heels dibawah 2 inci atau kurang dari 5,08 Cm. Untuk kategori sedang atau medium, midheels dengan ketinggian di atas 2 inci hingga 3,5 inci atau 8,89 Cm. Sedangkan kategori high heels untuk model Cone diatas 3,5 inci sampai 4 inci atau 10,16 Cm.

Dari ukuran tumit heels yang berbeda-beda itu, dapat disimpulkan bahwa ada 3 jenis cone heels. Nah, untuk model model Stiletto yang tingginya diatas 3,5 inci, batasan high heels untuk model Cone masih bisa lebih tinggi. Tapi pengimplementasiannya, Stiletto malah lebih tinggi dari batasannya sendiri, justru model Cone lebih banyak didesain dengan tumit dengan berukuran lebih rendah.

Supaya Cone heels bisa diterima dengan baik oleh pasar, para desainer merancang sepatuini dengan memberikan lebih banyak kenyamanan serta keamanan bagi para wanita yang memakainnya dibandingkan dengan model lain.

Dengan segmentasi pelanggan yang beragam, model Coneini juga membuat style yang berbeda-beda. Pada prinsipnya, bentuk kerucut jika dirancang dengan ukuran high heels tetapi memiliki bentuk sudut melengkung dan mengecil sehingga mirip tanduk kambingmaka model ini biasa disebut sebagai Horn Heels.

Uniknya, meskipun style Cone heels ada pada wilayah chuncky heels, penampilan sepatu cone heels dapat dibedakan karena memiliki terkesan lebih luwes dan lebih elegan. Berbeda dengan chuncky heels yang punya kesan kaku dan praktis.

Itulah tadi model sepatu wanita. Dari tiga style Cone Heels ini para desainer masih mengembangkan varian lain dalam penampilan yang lebih beragam, sehingga kadang-kadang menyulitkan untuk mendefinisikannya dalam model sepatu yang sudah ada. Sebagai perangkat fashion, sepatu wanita memang harus bisa menjadi sumber kreativitas yang tidak pernah habis. Sehingga tidak hanya bisa memenuhi tuntutan fashion para penggunanya, tetapi juga menjadi penggerak industri yang mampu memberikan kehidupan untuk lebih banyak orang.

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Related posts

Jenis Kacamata Hitam Pria yang Direkomendasikan agar Tampil Stylish

Sepatu Olahraga Wanita Adidas Terbaik April 2020

4 Pilihan Sepatu Olahraga Nike untuk Wanita